Saturday, March 26, 2022

Pendekatan Digital Penyampaian Dhamma

Permasalahan penelitian ini adalah belum dipahaminya pendekatan digital penyampaian Dhamma pada cetiya dan vihara di Kabupaten Tangerang. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pendekatan digital penyampaian Dhamma. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Objek penelitian ini adalah pendekatan digital penyampaian Dhamma. Ruang lingkup penelitian pada berbagai pendekatan digital yang dilakukan pembabar Dhamma dalam penyampaian Dhamma pada cetiya dan vihara di Kabupaten Tangerang.

Buddha Dharma
Pendekatan Digital Penyampaian Dhamma

Subjek penelitian terdiri dari pembabar Dhamma, yang meliputi Bhikkhu, penyuluh (Penyukuh PNS dan Penyuluh non-PNS), Pandita, penceramah Dhamma, serta pengurus cetiya dan vihara yang melakukan kegiatan menyampaian Dhamma. Wawancara pada pengurus cetiya dan vihara dilakukan untuk mendapatkan data berbagai kegiatan penyampaian Dhamma yang sudah dan akan dilakukan pada cetiya dan vihara. Analisis data penelitian menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman, yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menampilkan pendekatan digital pedagogy dan knowledge transfer. Bentuk pemanfaatan media digital yang digunakan yaitu membuat file presentasi slide Microsoft Office PowerPoint, video konferensi dengan aplikasi Zoom Meeting, pesan broadcast dengan WhatsApp group dan WhatsApp broadcast, membuat status pada aplikasi jajaring sosial Facebook dan Instagram, serta membuat Facebook dan Instagram Posts.

Penelitian Pendekatan Digital Penyampaian Dhamma

Monday, March 14, 2022

Kakawin Sutasoma Mpu Tantular

 Teks Terjemahan Sutasoma. Penggalan Kakawin Sutasoma Mpu Tantular. 

Gambar: most beautiful Indian woman paintings-www.fineartandyou.com-50

Sutasoma - LI - hal. 167

Rambutnya hitam bagaikan pekatnya mendung hitam. Rembulan menyusut dan pucat karena kalah kecantikannya dibandingkan parasnya. Kelapa gading yang cantik tiadalah artinya dibandingkan payudaranya yang terbentuk sempurna. Pinggangnya bagaikan keris yang dikeluarkan dari sarung. Kecantikannya melebihi bunga teratai yang bergoyang ditiup angin.


Keelokan rupanya bagaikan Dewi Asmara yang turun ke Bumi, dan karena keunggulan penampakan dan kecantikannya itu hingga iya menimbulkan hasrat di hati. Semua bidadari kalah dibandingkan dengannya, tidak ada yang bisa menandingi. Mereka bagaikan bintang-bintang yang meredup saat bulan muncul atau bulan yang redup saat terbitnya matahari.


Semua bidadari pun takjub melihat rupa sang dewi, pasti pangeran pun akan menyambutnya. Keharuman kasturi dari kainnya menyebar dan beraroma wangi bagaikan dupa. Seperti keharuman kerajaan Dewa Asmara yang tersebar luas di masa lalu saat sang dewa mati di gunung.


Buku Kakawin Sutasoma Mpu Tantular

Penerjemah Dwi Woro Retno Mastuti dan Hastho Bramantyo

Cetakan pertama Komunitas Bambu, Agustus 2009

Sunday, June 9, 2019

Media Pembelajaran Interaktif dan Komponen Penting Media Pembelajaran

Media pembelajaran dikembangkan untuk membatu proses pembelajaran. Prinsip Komunikasi tertuang dalam media pembelajaran yang baik, dengan asumsi bahwa media pembelajaran merupakan alat atau media yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan (dalam hal ini adalah materi pembelajaran). Seorang guru, tenaga pendidik, atau pengajar dapat menyampaikan materi pembelajaran dengan bantuan alat, bahan, dan media yang tepat, sehingga materi yang disampaikan akan lebih mudah dimngerti dan dipahami. Lebih lanjut, media pembelajaran membawa pada pencapaian tujuan pembelajaran itu sendiri. Interactive Technology.
Learning and Education
Media Pembelajaran
Media yang dikembangkan tidak harus mahal, mewah dan selalu berbeda dengan yang lain, tetapi media yang baik adalah media yang mengadopsi untur-unsur dan komponen penting media pembelajaran itu sendiri. Komponen penting media pembelajaran adalah tujuan, materi, kondisi peserta didik, dan metode, yang seluruhnya tertuang dalam bagan media pembelajaran. Media yang dikembangkan harus sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan. Media pembelajaran harus dapat menyampaikan materi dengan baik. Media pembelajaran harus disesuaikan dengan kondisi peserta didik, serta harus dapat mendukung metode guru dalam penyampaikan materi pembelajaran. Banyak sekali software yang dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai media pembelajaran, diantaranya: Microsoft PowerPoint, Adobe dan Macromedia Flash, Dreamweaver, dan masih banyak yang lainnya, yang tentuya disesuaikan dengan kebutuhan, keuangan, dan kompetensi yang dimiliki. Education learning media.